Dimana saat itu mentari dan koridor ini lah saksi bisu kisah cintaku dengan nya.Panas terik menemaniku dan teman-teman yang sedang bermain basket,disisi lain aku melihat dia seseorang yang selalu menemaniku disegala suasana,dia sedang duduk didepan sebuah ruangan didekat lab biologi.Senyum selalu terurai dari wajahnya dan aku selalu melihat ada kebahagiaan disana,tapi aku tak pernah tau apa arti dari senyuman itu.
Kenangan,dia selalu mengusik ingatanku yang sudah lama berusaha melupakan nya.Entah karena aku rindu atau memang dengan sengaja kenangan itu datang untuk menghancurkan usahaku melupakan nya.Atau mungkin dia datang untuk mengingatkan bahwa aku pernah menyakitinya?Kumohon kenangan jangan ganggu aku,aku telah menyakitinya dan tak mungkin aku kembali mengganggunya.
Berkali - kali aku mencoba pergi tapi aku selalu terbayang senyum nya.Berkali-kali juga aku mencoba menjauh tapi aku selalu teringat bahwa aku telah menyakitinya.
Kesalahan terbesar ku adalah ketika aku lebih memilih orang lain dari pada dirinya,yang membuat dia berjalan menjauh dan pergi dari hadapanku mungkin selamanya.
Dan sekarang aku masih mengingat nya,mengingat saat dia menjauh dan sekarang tak pernah terlihat lagi.Dan sekarang aku baru menyadari bahwa seseorang yang ku pilih tak sebaik dia yang sekarang pergi.
Kadang aku marah pada kenangan,tapi tak jarang juga aku berterimakasih padanya,karena dengan ini aku bisa menjadi seseorang yang lebih baik.
Kenangan terimakasih sampaikan salam ku ini padanya,maaf telah membuat nya terluka.Aku hanya bisa menulis disebuah kertas untuk mengungkap kan apa yang ku rasa.Kenangan suruh dia membuang semua tentang ku,termasuk boneka itu karena jika aku mengingat nya aku selalu terbayang jika dia terluka.
Kenangan terimakasih aku sudah merasakan karmanya.:)
Tak perlu balasan hanya ingin mengungkap kan.
Tak bisa dengan ucapan hanya mampu dengan tulisan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar